Warga Banai Laporkan Penyalahgunaan ADD 2017 ke Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang

248

Aceh Tamiang – Perwakilan masyarakat Kampung Banai Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang melaporkan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 ke Kejaksaan Negeri. Selasa (5/11/2019).

Perwakilan masyarakat Banai, saat berada di Kejaksaan menyampaikan, pada para wartawan beberapa lembar photo copy surat yang diserahkan, diantaranya surat bernomor: Ist/2019, perihal: permohanan tindak lanjut yang ditujukan pada Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

Surat bertanggal 04 November 2019 dan ditandatangani oleh Ashal Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK), Bukhari anggota MDSK, Saparudin anggota MDSK, M.Alwalid Imam Dusun, Zainun Imam Dusun, M.Rizal Ketua Lembaga Ketahanan Masyarakat Kampung (LKMK), Khairul Adami Tokoh masyarakat, Abdul Manan Tokoh Pemuda.

Loading...

Menurut para perwakilan masyarakat Kampung Banai yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, laporan kami sudah diterima oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Fardiyan Affandi dan disampaikannya bahwa akan segera dipelajari, diperiksa dan ditindaklanjuti, terang mereka.

Selain itu, adapun isi permohanan tindak lanjut yang kami harapkan dari Kejaksaan adalah agar dapat diupayakan pengembalian uang ADD untuk penyaluran ke Badan Milik Usaha Kampung (BUMK) tahun 2017 sebesar Rp.75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) dan penggunaan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) sebanyak Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dapat segera dikembalikan.

Perwakilan masyarakat menambahkan,”kami sangat berharap agar Kejaksaan dapat menyarankan atau mengambil tindakan tegas terhadap JN dan SB untuk segera mengembalikan uang yang diduga telah disalah gunakan,”tegas mereka.

Sementara itu, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, saat dihubungi acehindeksnews.com melalui nomor 0822 3126 xxxx dan diterima oleh Hadi staf Intel Kejaksaan mengatakan, laporan dari masyarakat Kampung Banai telah kami terima, segera akan dipelajari dan dilanjutkan. Namun memerlukan waktu dalam pemeriksaannya, terangnya.

Facebook Comments

Loading...
loading...