Pulungansah: Aceh Tamiang Krisis Tenaga Tehnisi Elektronik

124

Aceh Tamiang – Pulungansah (berusia 54 tahun) warga Kampung Benua Raja Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang, seorang teknisi elektronik, juga ketua  dari Asosiasi Teknisi Tekhnologi Elektronika (Astelonika), ditemui di sekretariat organisasi  tersebut  jalan D.I.Panjaitan nomor : 29 Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (14/11/2019).

Pria lulusan Sekolah Teknologi Menengah (STM) negeri Langsa tahun 1988 tersebut melakukan aktivitas usaha jasa perbaikan alat elektronik dengan penuh ketekunan dan kejujuran, itulah modal kita untuk memulai usaha,”ungkap Pulung, begitu panggilan akrabnya.

Ayah empat orang anak tersebut, dengan penuh haru bertutur kata,” saya sangat prihatin keadaan yang terjadi saat ini di Aceh Tamiang, kita hanya memiliki lima orang tenaga tehnisi televisi dan dua orang tenaga servis lemari pendingin (Cool Case), pada hal Kabupaten ini berpenduduk sekitar tiga ratus ribu jiwa,”terang Pulung.

Loading...

“Pekerjaan ini sangat menjanjikan, peluangnya sangat besar dan penghasilannya tidak dapat diukur, namun saat ini lulusan SMK tidak ada yang melirik ke arah itu, lebih memprihatinkan lagi Sekolah Kejuruan yang ada di Aceh Tamiang, tidak memiliki jurusan yang mengarah untuk menjadi teknisi elektronik.

“Ini harus menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, begitu juga para wakil rakyat di DPR dan kami sendiri dari Astelonika siap mendidik para Putra Putri generasi muda untuk dapat menjadi teknisi elektronika serta yang paling penting, pendidikan tersebut diberikan secara gratis.

Pulung menambahkan,”kita hanya butuh anggaran sekitar lima juta rupiah per orangnya, untuk dapat dijadikan tehnisi dan biaya tersebut bisa menggunakan keuangan Pemerintah Kabupaten, serta Anggaran Dana Desa (ADD), hal ini butuh perhatian semua pihak, agar peluang kerja ini tidak diisi oleh warga pendatang dari luar Aceh Tamiang,”tegasnya.

“Dalam tiga bulan dapat kita hasilkan empat orang tehnisi, jika 213 Kampung yang ada di Aceh Tamiang sepakat melaksanakan program ini, maka akan lahir 852 orang tenaga handal yang siap memperbaiki alat elektronik milik masyarakat.

“Semoga pemikiran yang kami sampaikan, dapat menggugah nurani para Pemimpin Kabupaten Aceh Tamiang dan dengan program ini akan mengurangi pengangguran,”ucap Pulung dengan nada penuh harap.

Facebook Comments

Loading...