235 Murid Diduga Hanya Ditangani Oleh Lima Orang Pengajar

228

Aceh Tamiang – Sehubungan dengan laporan masyarakat, tentang terjadinya kesemrawutan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Jawa Kecamatan Kejuruan Muda. Terkait dengan hal tersebut para wartawan melakukan kunjungan ke sekolah tersebut, Sabtu (23/11/2019).

Pada kesempatan tersebut kehadiran para wartawan hanya ditemui oleh Abu Husni, Rabumah, Hafizah merupakan guru pengajar di sekolah tersebut, sedangkan Nuraini yang dipercaya sebagai kepala sekolah sedang dalam keadaan sakit dan lebih lanjut mereka menyampaikan,”di sekolah ini kami para guru terdiri dari 15 orang, lima orang diantaranya Pegawai Negeri Sipil, sisanya tenaga bakti serta honorer, ada juga satu orang operator, seorang office boy,”terangnya.

“SDN Kampung Jawa saat ini menampung sekitar 235 orang murid dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan menempati sekitar tujuh Ruang Kegiatan Belajar (RKB) dan satunya merupakan ruang Kepala Sekolah, 1 unit perpustakaan yang saat ini berfungsi sebagai ruang guru. Di sekolah ini terjadi kegiatan belajar mengajar pada pagi dan sore hari di sini juga tidak terdapat tenaga Tata Usaha (TU).

Loading...

Para guru tersebut juga menyediakan kepada para wartawan,”terkait kesemrawutan itu adalah tidak benar, sebenarnya adalah anak-anak yang belajar pada sore hari, mereka selalu datang lebih awal, ada juga yang bermain diluar, sehingga orang-orang beranggapan, anak-anak tersebut sedang tidak dalam keadaan belajar,”tegas mereka.

Lebih jauh mereka mengatakan,” saat ini kami sangat berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas terkait, dimohon adanya penambahan RKB, tenaga guru, tenaga tata usaha dan penjaga sekolah,”semoga harapan ini dapat tercapai, ucap mereka.

Hasil pantauan para wartawan di lokasi sekolah tersebut hanya terdapat lima orang guru, namun mereka mengatakan ada 4 orang guru sedang mengikuti pelatihan, 2 orang sedang sakit dan satu orang lagi izin karena membawa anaknya sakit.

Kami juga memantau ada satu RKB yang sedang dalam proses pembangunan, namun bangunan tersebut sangat tidak tertata, sehingga membuat halaman sekolah menjadi semakin sempit dan juga terlihat sebuah gudang terbuka tanpa dinding beratap seng.

Facebook Comments

Loading...
loading...